Monday, October 20, 2008

Speksifikasi Hayabusa 1300




Engine Type 4-stroke, 4-cylinder, liquid-cooled, DOHC
Bore x Stroke 81.0 mm x 65.0 mm
Engine Displacement 1340 cm3 (cc)
Compression Ratio 12.5 : 1
Carburetion Fuel injection
Oil capacity (overhaul) 4.0L (1.6 US gal.)
Ignition Fully transistorized
Starter System Electric
Lubrication System Wet sump
Transmission 6-speed constant mesh
Primary Drive Ratio 1.596 (83 / 52)
Final Drive Ratio 2.388 (43 / 18)
Frame Type Twin-spar (aluminum-alloy)
Rake / Trail 24.2 degrees / 98 mm (3.9 in.)
Suspension Front Inverted telescopic, coil spring, spring preload fully adjustable, rebound and compression damping force fully adjustable
Rear Link type, coil spring, oil damped, spring preload fully adjustable, rebound and compression damping force fully adjustable
Wheels Front 17 M/C x MT3.50, cast aluminum alloy
Rear 17 M/C x MT6.00, cast aluminum alloy
Brakes Front Radial mount, 4-piston calipers, 310 mm disc, twin
Rear 1-piston caliper, 260 mm disc
Tires Front 120/70ZR17M/C (58W), tubeless
Rear 190/50ZR17M/C (73W), tubeless
Fuel Tank Capacity 21.0 L (5.5 US gal.)
Overall Length 2,195 mm (86.6 in.)
Overall Width 740 mm (29.1 in.)
Overall Height 1,170 mm (46.1 in.)
Wheelbase 1,485 mm (58.5 in.)
Seat Height 805 mm (31.7 in.)
Dry Weight 220kg (485 lbs.)

Sejarah Motor Injeksi Di Indonesia

Dalam memproduksi motor injeksi ber-cc kecil, Indonesia sedikit tertinggal dibanding Thailand. Baru dua tahun kemudian (1 Desember 2005), PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen motor Honda di tanah air meluncurkan Honda Supra X125 PGM-FI. Meskipun sedikit tertinggal, namun gebrakan Honda memproduksi bebek injeksi menjadi pioner di Indonesia.

Sistem injeksi yang dipasok pada Supra X125 PGM-FI basisnya sama dengan teknologi injeksi Honda Wave 125i seri kedua (terbaru). Hasil tes Honda Motor Co. Japan, konsumsi bensin Supra X125 PGM-FI (injeksi) terbukti 6% lebih hemat dibanding model Supra X125 karburator.


Tak mau kalah dengan Honda, diam-diam PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) selaku produsen motor Yamaha di Indoneisa juga mempersiapkan jagoan berteknologi injeksi. Bedanya, jika Honda memilih varian bebek 125 cc, Yamaha sebaliknya menjagokan tipe sport 150 cc. Dan akhirnya, 7-8 April 2007 lewat turing Jakarta-Bandung menandai peluncuran Yamaha V-Ixion 150 cc injeksi. Hasil tes konsumsi bahan bakar, pihak YMKI mengklaim 1 liter bensin mampu menempuh jarak antara 45 km hingga 50 km.

Meskipun sedikit tertinggal, pabrikan roda dua lainnya seperti Suzuki, Kawasaki, Bajaj dan TVS juga melakukan gebrakan serupa. Pada gelaran 28th Bangkok International Motor Show 2007 di Thailand. Beberapa prototype motor injeksi ikutan dipamerkan. Suzuki memamerkan Shogun 125 injeksi dan bulan ini (Juni) bersamaan Jakarta Fair 2008 di PRJ, Suzuki Shogun 125 injeksi resmi dipasarkan di Indonesia.

Di ajang Jakarta Fair 2008, TVS telah memajang unit motor sport injeksi Apache RTR 160 cc. Di India sendiri, Bajaj juga memiliki jagoan motor sport injeksi berjuluk Bajaj Pulsar 220 DTS-Fi. Sedangkan Kawasaki sejak Mei 2008 juga sudah memasarkan trail KLX 250S yang sudah berteknologi injeksi buat konsumen tanah air.

Untung dan RUGInya Motor Injeksi

Apa keistimewaannya?

Sistem injeksi bensin pada motor diciptakan untuk menyempurnakan kekurangan dari tipe karburator. Motor injeksi menawarkan beragam keistimewaan sebagai berikut :

1. Campuran udara dan bensin selalu akurat (perbandingan ideal) pada semua tingkat putaran mesin.

Pada motor injeksi, volume penyemprotan bensin selalu akurat karena dikontrol oleh ECU sesuai dengan masukan sensor-sensor yang bertebaran di sekujur mesin. Seperti sensor rpm, jumlah udara masuk, posisi katup gas hingga kondisi cuaca di sekitar mesin.

Bahkan pada kondisi pengendaraan tertentu seperti percepatan, deselerasi dan beban tinggi, ECU mampu mengontrol perbandingan bensin dan udara tetap ideal. Kondisi ini memberikan keuntungan tersendiri yaitu mengurangi emisi gas buang dan lebih hemat pemakaian bensin.

Klasifikasi Injeksi

Sejak ditemukan pertama kali, sistem injeksi bensin telah mengalami beberapa kali penyempurnaan. Secara keseluruhan terbagi tiga yaitu tipe mekanis, mekanis-elektronis dan elektronis. Tetapi jika dilihat dari cara mendeteksi udara yang masuk bisa dikategorikan menjadi dua tipe. Yaitu tipe manifold absolute pressure (MAP) dan tipe air flow meter (AFM).

Pada tipe mekanis, injektor membuka terus menerus pada tekanan bensin tertentu, tidak dilengkapi sensor kelistrikan dan ECU. Sedangkan sistem injeksi mekanis yang memakai unit pengontrol elektronika masuk kategori mekanis-elektronis. Lalu tipe elektronis apabila injektor membuka secara elektromagnetik diatur oleh unit pengontrol elektronika atau ECU. Sistem injeksi modern sudah menggunakan tipe ini.

Tipe MAP dan AFM masuk kategori sistem injeksi elektronis. Keduanya terdapat perbedaan pada metode pengukuran udara yang masuk ke dalam silinder. Hal ini menjadikan konstruksi komponen pengukur udaranya juga berbeda.

Tipe MAP mengukur kevakuman di dalam intake manifold dan volume yang disensor berdasarkan kerapatan udara. Tipe ini sering disebut D-Jetronic. Dalam bahasa Jerman, “D” kepanjangan “drunk” yang berarti tekanan. Dan Jetronic adalah sebutan yang diciptakan oleh Bosche yang artinya injeksi.

Tipe MAP sering disebut L-Jetronic. Dalam bahasa Jerman, “L” kepanjangan “luft” berarti udara. Karena tipe ini menggunakan air flow meter (penimbang udara) yang langsung menyensor jumlah udara yang mengalir ke dalam intake manifold. Dalam perkembangannya, air flow meter sendiri banyak macamnya. Misalnya AFM tipe mekanis, kawat panas, optical karman vortex dan lain-lain.

Pada motor injeksi yang diproduksi di Indonesia, baik Honda Supra X125 PGM-FI, Yamaha V-Ixion maupun Suzuki Shogun 125 FI masuk kategori D-Jetronik. Karena keduanya mengaplikasi komponen MAP dan bukan komponen AFM. Pembahasan selanjutnya akan diperdalam khusus tipe MAP (D-Jetronic) yang diterapkan pada Supra X125 PGM-FI, V-Ixion dan Shogun 125 FI.

Macam-macam sistem injeksi :
1. Tipe mekanis
2. Tipe mekanis-elektronis
3. Tipe elektronis
Tipe elektronis dibagi lagi menjadi :
1. Tipe D-Jetronic
2. Tipe L-Jetronic

Injeksi ??? Ada Yang Tau??

Pada kendaraan roda dua atau motor, peranti yang bertugas menyiapkan gas pembakaran atau campuran udara dan bahan bakar adalah karburator. Sedangkan sistem injeksi bensin pada motor atau kita sebut motor injeksi tugasnya sama dengan karburator. Dengan kata lain, penyuplai campuran udara dan bahan bakar pada motor ada 2 macam yaitu bisa pakai sistem injeksi atau karburator.

Free?? = Jelek?? "Helm Gratisan Dari Pembelian Motor"

Naik motor wajib pakai helm, kita semua sudah tahu itu. Bahkan kesadaran pakai helm agaknya sudah mulai mendarah daging di tubuh para biker. Kesadaran yang makin tinggi ini di tunjukan dengan laris manisnya dagangan para produsen pembuat helm.

Helm mahal sekalipun tetap dibayar loh! Helm lokal KYT misalnya, punya tipe full face seri Carbon-Z punya harga Rp 1,6 sampai 1,8 jeti kabarnya laku juga. Bahkan helm half face berbagai merek dari KYT, INK, NHK dan banyak lagi, dijual pada rentang harga minimal Rp 150 sampai Rp 200 ribuan tetap laris bak kacang goreng.

Helm ini rata-rata punya kualitas baik. Dari bahan batok helmnya yang ringan namun kuat, busa yang nyaman sampai kualitas visornya yang baik. Selain keamanan, faktor “G” atau gengsi juga jadi perhatian para biker. Helm mahal biasanya punya tampilan yang menarik. Warna misalnya dari yang corak warna-warni, karbon sampai replika pembalap lokal tersedia di pasaran.

Tren ini berbanding terbalik dengan dua-tiga tahun lalu yang para pengendara masih ogah-ogahan pakai helm. Beli motor puluhan juta bisa tapi malas beli helm. Paling banter helm cetok yang biasa dipakaikan tukang ojek untuk penumpangnya.

Untungnya sejak dahulu saat beli motor baru, pihak pabrikan sudah menyediakan helm biasanya sebagai bagian dari paket pembelian. Namun sayangnya kesadaran konsumen terhadap pelindung kepala yang berkualitas tidak dibarengi dengan kesadaran pabrikan memberikan helm yang berkualitas pula.

Coba deh, yang baru beli motor atau pernah beli motor baru. Perhatikan kualitas helmnya? Layak pakai ga? Dulu mungkin oke lah, tapi sekarang helm bawaan motor nasibnya jadi dibuang sayang enggak dibuang menuh menuhin rumah, alias mubazir.

Dulu saat kesadaran biker belum seperti sekarang, helm bawaan pabrik bolehlah dijadikan contoh yang benar. “Seperti ini loh helm standar yang benar”. Tapi sekarang kayaknya udah enggak cocok lagi. Konsumen maunya di service lebih dong. Beli motor sekalian dapat helm yang layak pakai dan enggak malu-maluin.

Jadi ada value lebih dari uang belasan bahkan puluhan juta yang dikeluarkan untuk beli motor meski hanya untuk sebuah helm. Saat ini yang memberikan kualitas baik mungkin hanya beberapa. Kawasaki untuk pembelian tipe Ninja. Atau Yamaha lewat program appareal-nya. Tapi konsumen tetap harus beli, bukan bagian dari paket pembelian motor.

Padahal kalau pabrikan mau memenuhi standar helm yang lebih baik buat konsumen ada keuntungan yang didapat. Pertama menguatkan image baik merk atau tipe motor yang bersangkutan. “Wah, motornya keren, waktu saya naik jadi lebih ganteng pakai helm keren ini,” mungkin gitu kira-kira kata si pembeli motor. Disini helm dijadikan satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan si motor.

Yang kedua, promo berjalan dong. Enggak selalu helm yang bertuliskan motor merek A dipakai hanya ketika berkendara dengan merk A, saat naik motor B, C, D, tetap nyaman dengan helm dari motor A karena kualitasnya bagus. Enggak banyak orang iseng yang punya helm lebih dari satu. Biasanya saat punya satu dan nyaman akan terus dipakai. Tul ga? Coba lihat diri sendiri?

Selain itu juga bisa menumbuhkan loyalitas. Gimana bisa loyal sama salah satu merek kalau tidak ada pelayanan dan fasilitas yang nyaman? Dan ujung dari up grade standarisasi helm ini balik lagi ke konsumen yang bakal diuntungkan. “Hore dapat helm bagus!”

Agaknya langkah ini bisa dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian pabrikan sepeda motor untuk keselamatan para pengendara sepeda motor. Dari pada ngeluarin duit milyaran rupiah untuk bikin event hura-hura yang dalihnya wujud terima kasih buat konsumen, lebih baik disisihkan untuk hal ini.

Gimana, siapa yang enggak setuju?

Konser TunggaL Dan Terakhir Peterpan "Sebuah Nama, Sebuah Cerita"

sebenarnya konsep konser tunggal pun jika di Indonesia lebih sering dilakukan oleh artis vokal. tidak banyak band yang membuat konser tunggal khusus, apalagi jika memang diniatkan sebagai konser terakhir mereka -seperti yang dibuat oleh Peterpan kali ini.

agak mengejutkan memang, karena kabarnya masih ada hutang satu album lagi dengan nama Peterpan, sebab "Sebuah Nama, Sebuah Cerita" adalah album the best dan tidak dihitung album utuh.

apa boleh buat, pada akhirnya saat itu akan tiba. dan kata teman saya bahwa semestinya Peterpan membuat konser khusus sebelum bubar menjadi nyata di Pantai Karnival Ancol malam ini.

konsep panggungnya cukup unik dan megah untuk ukuran konser sebuah band Indonesia. bahkan band luar pun konser disini tidak akan semegah ini panggungnya. panggung utama berada diatas, kemudian ada tangga turun ke catwalk yang diujungnya ada panggung yang lebih kecil, setinggi rata-rata kepala. kebayang kan panggung besarnya tinggi kayak apa?

jarak dari panggung besar ke pagar penonton agak jauh, pertama saya kira karena ada catwalk dan panggung yg tinggi. rupanya ruang luas sebelum pagar penonton itu disediakan khusus untuk orang yg memakai kaos merah dengan gambar bulu putih. yeah, Peterpan rupanya memberikan ruang khusus bagi sahabat Peterpan dalam konser perpisahan ini. sebuah apresiasi kepada fans yang luar biasa.

kehadiran Pasha Ungu, Giring Nidji dan siapa tuh vokalisnya d'Masiv sayangnya justru membuat saya hanya memberi bintang 4. kekurangan konser ini justru berada pada penampilan mereka. kolaborasi besar langsung dilakukan pada Ada Apa Denganmu dimana vokalis d;Masiv sungguh tidak cocok dengan lagunya dan merusak suasana saja.

Pasha dan Giring mengalami kendala range vokal. dalam Katakan Dengan Indah, Pasha tidak tertolong, rangenya terlalu rendah. bahkan dia sempat off mic. ketika ia kemudian membawakan Topeng, ia mengakali dengan lebih menekan suaranya, memberi power lebih pada nada rendah layaknya teknik yg digunakan Ariel. sedikit membantu meski Pasha kewalahan.

Giring membantu di lagu Tak Bisakah, juga mengalami masalah yang sama. terutama pada bagian reff. padahal saya sependapat dengan siapapun yg mengatur Giring menyanyi di lagu ini, bahwa ini lagu yang cocok untuk karakter Giring. tetapi memang sulit dibawakan jika tidak dengan gaya Ariel.

vokalis d'Masiv mendapat lagu yang pas, Di Belakangku. bahkan dia bisa melakukan improvisasi dan keluar dengan baik. seperti membayar kegagalannya di Ada Apa Denganmu.

kejutan terbesar terjadi saat Peterpan turun ke panggung bawah dan bermain dengan format akustik. bintang tamunya adalah : IWAN FALS!

inilah yang harus ditiru oleh para vokalis. bang Iwan mendapat bagian menyanyikan Yang Terdalam. kita tau itu lagu Peterpan. tapi bang Iwan membawakannya dengan gayanya yg khas, jadi agak bijak lagu itu kedengarannya. haha. dan tentu saja, bang Iwan dengan sangat nyaman bisa keluar dari kendala range vokal yg dialami vokalis lain. ia juga menyumbangkan permainan harmonika di lagu ini.

seperti kata Ariel, sayang bang Iwan hanya satu lagu. tetapi tetap saja Peterpan beruntung, sebab jarang sekali bang Iwan berkolaborasi dengan band dalam konser tunggal seperti ini. saya sampai berpikir, bagaimana rasanya bermain dengan bang Iwan. maklum, saya juga salah satu penggemar Iwan Fals, terutama lirik-liriknya. dan yang sedang bermain itu adalah dua orang penulis lirik lagu terbaik di Indonesia.

sebelum silam, bang Iwan bilang, mudah-mudahan ini bukan konser terakhir betulan buat Ariel, Lukman, Uki dan Reza.

setelah dua lagu akustik, Peterpan kembali ke panggung besar dan membawakan dua lagu terakhir yg membuat saya sedih. Tak Ada Yang Abadi, dinyanyikan Ariel hingga dia berlutut. kata Tia fales ya? hehe. mungkin karena sedih dan terbawa emosi.

dan lagu terakhir adalah Di Balik Awan. sungguh terharu saat di tengah lagu Ariel berteriak mengajak, "untuk nafas yang terakhir, saya minta Sahabat Peterpan untuk terakhir kalinya bernyanyi bersama..."


dan kemudian reff terakhir dinyanyikan oleh Uki di bibir panggung. suaranya gak jelek juga ternyata (sialnya baru tahu pas dia konser terakhir kalinya. atau habis ini dia mau solo karir?)

akhirnya, itulah konser tunggal terakhir Peterpan. sebuah konser perpisahan yang bagus dan megah. dengan special guest star yang mengejutkan.

dan seperti kata lirik Ariel di lagu Tak Ada Yang Abadi,

"Jiwa yang lama telah pergi, bersiaplah para pengganti..."

semoga Ariel, Lukman, Uki dan Reza masih akan kembali berkarya setelah ini. sampai jumpa lagi!

Playlist:

1. Cobalah Mengerti + Khayalan Tingkat Tinggi (medley)
2. Ada Apa Denganmu (feat. Giring Nidji, Pasha Ungu, vox D'Masiv)
3. Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi
4. Katakan Dengan Indah (Pasha Ungu, Ariel cuma main gitar)
5. Topeng (feat Pasha Ungu)

--- Ariel ganti baju ---

6. Kisah Cintaku
7. Mungkin Nanti
8. Tak Bisakah (feat. Giring Nidji)
9. Bintang Di Surga

--- Ariel ganti baju ---

10. Di Belakangku feat vox D'Masiv

-- turun ke panggung bawah, acoustic session ---

11. Yang Terdalam (by special guest star Iwan Fals)
12. Aku dan Bintang

--- kembali ke panggung atas, Ariel ganti baju ---

13. Menghapus Jejakmu
14. Tak Ada Yang Abadi
15. Di Balik Awan

di sadur dari: http://anzarra.multiply.com

Sunday, October 19, 2008

17 Cara Menimalkan Penggunaan BBM...

1.cek tekanan ban:
sepele,tapi besar manfaatnya dlm menekan konsumsi bensin.karena klo tekanan angin kurang,sesuai riset,dapat menimbulkan keborosan BBM 10-15%.jadi pastikan tekanan ban di motor kesayangan selalu tepat sebelum mengendarainya.

2.cek kondisi roda
contoh dr kelurusan putaran,kelancaran putaran roda dan lainnya.sevav bila putaran roda berat atau tak presisi,jelas akan memperlambat laju motor.pemicunya pelek tidak center(speleng),bearing roda aus,atau kurang pelumasan dan sebagai na.

3.atur jarak main rem.
sebab,"bila rem sampai menempel,tentu akan bikin lari motor jadi berat.sehingga pemakaian bensin tidak sesuai sama jarak tempuh motor".makanya,atur jarak main tuas rem motor baik depan maupun belakangminimal 1/3 dr jarak main tuas secara keseluruhan."jangan telalu rapat,krn dikhawatirkan kampas rem jd menempel".

4.pelumas.
daya lumas oli yg baik,mampu membuat kitiran mesin lebih enteng serta dapat menjaga kompresi di ruang bakar sempurna.ini akan menciptakan power mesin lebih optimal.sehingga lari motor lebih cepad(jarak tempuh jauh),namun bensin hemat.ingat pengantian oli yg rutin dan tak melebihi batas servis yg di anjurkan(tiap 2.000-2.500KM),akan membuat performa mesin selalu segar dan putaran na lancar.

5.setel klep.
celah klep terlalu longgar atau rapat bisa bikin tenaga mesin turun. pengendara pun cenderung membetot gas lebih dalam demi meraih akselerasi cepat.efek na,BBM banyak terpakai,untuk itu,kerenggangan komponen ini kudu disetel tepat.sesuai spesifikasi motor masing".

6.setel kopling.
ini juga berpengaruh terhadap konsumsi BBM.setelanya jngn sampai terlalu sensitif.maksudnya,saat tuas kopling ditekan,gigitan kampas kopling jd cepat ngelos.hal ini bikin kopling mudah selip saat gas di pelintir.lari motor pun jd tertahan,tp putaran mesin meninggi.selain itu,pastikan pula kondisi kampas kopling masih berperforma baik.bisa sudah tipis/aus segeralah ganti baru.

7.busi.
umur kerja busi,efektifnya sampai jarak tempuh 6.000-7.000KM.lebih dr itu,performa busi mulai menurun.hasil pembakaran di ruang bakar juga ngedrop.alhasil pemakaian BBM menjadi boros.sebab campuran gas jadi takterbakar dengan sempurna.tenaga mesin pun loyo.oh ya,bila umur busi masih efektif,rajin" lah dibersihkan saat servis rutin.sebab bila elektroda busi sampai diselimuti kerak,bisa menurunkan kualitas percikan busi.selain itu,atur pula kerenggangan elektroda busi sesuai spesifikasi yg di anjurkan.

8.filter karburator.
dr data hasil riset pada honda vario keluaran mei 2007(jarak tempuh 14.000Km)komponent ini sudah cukup tebal di tumpuki debu.padahal filter jenis viscous element yg di anut na tak boleh di bersihkan atau disemprot angin bertekanan.sebab akan merusak filter dan melunturkan pelumas penangkap debu di dalamnya.bila tampak kotor kudu diganti baru.tapi yg berbahan busa,masih bisa dicuci.nah,saat sebelum filter karbu di ganti,konsumsi BBM vario itu dalam pemakaian normal hanya 34-35km/liter.namun setelah di ganti baru,konsumsi BBM tembus 38km/liter.tarikan motor pun jauh lebih enteng dibanding sebelum ganti filter.

9.servis/setel karburator.
di anjurkan tiap kali servis rutin guna menghindari spuyer atau saluran bensin tersumbat kotoran.sehingga selalu didapap efek pengabutan bahan bakar yg sempurna.selain itu,setelan ketinggian pelampung,sekrup udara atau pilot air screw jg sangat mempengaruhi hasil pembakaran mesin.bila dilakukan tepat,dapat memperbaiki power mesin hingga 0,5dk,dan tentu berdampak bikin irit konsumsi BBM.

10.menaikan kompresi.
ini langkah meningkatkan torsi mesin di putaran bawah.jd saat berakselerasi awal,rider tidak perlu buka gas terlalu dalam,bensin pun irit.tentu proses peninggian kompresi mesin tak ekstrem harus papas head.melain kan cukup mengurangi ketebalan paking atau mengganti pistone berdome tinggi.

11.upgrade sistem pendinginan.
stabilitas suhu mesin sangat mempengaruhi performa dapur pacu.makanya,akali dengan memasang oil cooler.untuk motor penganut sistem pendingin cair kayak honda vario,CBR 150,kawasaki ninja dan lainnya,bila ingin sihu radiator dan mesin tetap terjaga ideal saat motor terjebak macet,bisa menambahkan kipas pendingin.

12.upgrade mesin.
ditujukan buat motor berjam terbang tinggi,sebab komponen bergerak di dalam mesin pasti banyak yg aus.misal ring piston lemah,clearence piston sudah terlalu longgar dan lainnya.cukup mengembalikan kepresisian komponen" itu jadi normal lagi.maka selain tenaga mesin meningkat,pemakaian BBM juga lebih irit.

13.pakai fuel saver.
tak haram lo,jika mau aplikasi part" pengirit bensin kayak:
-power FX
-femax
-ring bensin
-dan sebagai na.
sebab berdasarkan hasil riset,part" itu memang terbukti mampu menekan pemakaian bensin hingga 10%.

14.upgrade pengapian.
sudah disinggung,busi berperan penting bagi tenaga mesin.nah,ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas percikannya.contoh adopsi peranti pengapian berspesifikasi high performance macam booster koil atau koil racing.langkan ini sudah di buktikan mampu membuat irit konsumsi BBM di motor.

15.cdi racing.
mengingkatkan power mesin sekaligus ngirit bensin,lewat mengatur ulang timing pengapian.umumnya dibikin lebih maju dari timing standartnya.paling gampang,ganti otak pengapian dengan CDI tipe racing.dr hasil test,penerapan langkah ini terbukti mengefisiensikan pemakaian BBM hingga 15% lo.

16.ringan kan beban motor.
motor yg berat,bikin lari ikut berat.pengendara jadi sering memilintir gas dalam" saat mau berakselerasi cepat.jd sebaiknya hindari pemakaian aksesoris berlebihan yg dapat membuat bobot motor bertambah.gunakan variasi yg berbobot enteng/ringan.misal pelek alumunium,swing arm dan sebagainya.

17.cara berkendara.
kesemua cara ngiritin BBM ini akan percuma bila tak dibarengi cara berkendara yg benar!!.kalo anda masuk suka kebut"an,sering memblayer gas saat motor berhenti,sering main selip kopling dan lain"nya.sebaiknya,jalankan motor dengan kalem,mengurut gas perlahan-lahanwaktu berakselerasi,memposisikan perseneling pd kondisi kecepatan dan putaran mesin yg pas,dijamin konsumsi BBM anda akan jauh lebih irit.

sumber tips di ambil dr tabloid otomotif